ANALISIS MOLECULAR DOCKING POTENSI SENYAWA BIOAKTIF PADA DAUN CENGKEH (Syzygium aromaticum) SEBAGAI ANTIBIOTIK BAKTERI MRSA (Methicillin-Resistant Staphylococcus aureus)

Isi Artikel Utama

Putri Aulia Zahra
Syaiful Prayogi
Resa Frafela Rosmi
Eka Trinsnawati

Abstrak

Methicillin-resistant Staphylococcus aureus (MRSA) adalah bakteri patogen resisten antibiotik yang menyebabkan infeksi serius dan sulit diatas. Upaya pencarian antibakteri alternatif berbasis bahan alam semakin berkembang, salah satunya melalui senyawa bioaktif dalam daun cengkeh (Syzygium aromaticum) yang diketahui memiliki aktivitas antimikroba. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis potensi senyawa bioaktif dari daun cengkeh (Syzygium aromaticum) sebagai kandidat antibakteri terhadap Methicillin-Resistant Staphylococcus aureus (MRSA), dengan menggunakan metode pendekatan in silico menggunakan metode molecular docking. Hasil docking menunjukkan bahwa senyawa Cedrenol memiliki nilai afinitas terbaik yaitu -6.0 kcal/mol, berikatan dengan residu aktif ASN 441. Analisis farmakokinetik menggunakan Lipinski’s Rule of Five dan SwissADME menunjukkan bahwa kedelapan senyawa memenuhi kriteria bioavailabilitas oral serta memiliki profil ADME yang mendukung. Namun, hasil uji statistik one sample t-test menunjukkan bahwa rata-rata nilai afinitas senyawa uji belum melampaui afinitas ligan kontrol (vancomisin dan penicillin G) secara signifikan, sehingga efektivitas senyawa masih tergolong kurang optimal dibandingkan dengan senyawa kontrol yang digunakan (vancomisin). Kesimpulannya, senyawa bioaktif dalam daun cengkeh, khususnya Cedrenol, memiliki potensi awal sebagai antibakteri terhadap MRSA, namun masih diperlukan penelitian lanjutan, terutama melalui uji in vitro dan in vivo, untuk mengevaluasi aktivitas antibakterinya secara lebih komprehensif

Rincian Artikel

Cara Mengutip
Zahra, P. A., Prayogi, S. ., Rosmi, R. F., & Trinsnawati, E. (2026). ANALISIS MOLECULAR DOCKING POTENSI SENYAWA BIOAKTIF PADA DAUN CENGKEH (Syzygium aromaticum) SEBAGAI ANTIBIOTIK BAKTERI MRSA (Methicillin-Resistant Staphylococcus aureus). Jurnal Farmasi & Sains Indonesia, 9(1), 71-87. https://doi.org/10.52216/jfsi.vol9no1p71-87
Bagian
Articles