Pemanfaatan Minyak Atsiri Kulit Jeruk Bali (Citrus maxima) Sebagai Alternatif Antibakteri Staphylococcus epidermidis dan Staphylococcus aureus Pada Deodoran spray

Isi Artikel Utama

Dilha Octaviani
Nurfiddin Farid
Surya Syarifuddin

Abstrak

Kebersihan dan bau badan adalah faktor utama dan penting dari kebersihan dan penampilan pribadi. Penggunaan sabun dan air sebagai pencuci badan pada waktu mandi relatif kurang efektif untuk mencegah bau badan. Sehingga dapat dilakukan beberapa alternatif tindakan lain, seperti menggunakan sediaan kosmetik anti bau badan (deodorant). Penelitian ini betujuan untuk mengetahui minyak atsiri kulit jeruk bali (Citrus maxima) dapat diformulasi sebagai deodoran spray yang memenuhi syarat mutu fisik serta untuk mengetahui efektivitas antibakteri pada Staphylococcus epidermidis dan Staphylococcus aureus. Metode yang digunakan pada penelitian ini yaitu secara eksperimental dengan rancangan formula dibagi kedalam empat formula, F0 tanpa minyak atsiri, F1 dengan penambahan 0,5% minyak atsiri, F2 dengan penambahan 1% minyak atsiri, dan F3 dengan penambahan 1,5% minyak atsiri. Sediaan doedoran yang telah jadi kemudian dilakukan pengujian organoleptik, homogenitas, pH, waktu kering, pola penyemprotan, cycling test selama 6 siklus , dan uji aktivitas antibakteri. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa minyak atsiri kulit jeruk bali (Citrus maxima) dapat dibuat dalam sediaan deodoran spray yang memenuhi syarat mutu fisik.Hasil    penelitian  menunjukkan bahwa formulasi memiliki aktivitas antibakteri pada bakteri Staphylococcus aureus , dengan zona hambat  F1 0,5% 3,8 mm (lemah), F2 1% 4,5 mm (lemah), F3 1,5% 15,2mm (kuat). Pada bakteri Staphylococcus epidermidis dengan zona hambat F1 0,5% 3,5 mm (lemah), F2 1% 4,6 mm (lemah), dan F3 1,5% 14,8 mm (kuat).

Rincian Artikel

Cara Mengutip
Octaviani, D., Farid, N., & Syarifuddin, S. (2025). Pemanfaatan Minyak Atsiri Kulit Jeruk Bali (Citrus maxima) Sebagai Alternatif Antibakteri Staphylococcus epidermidis dan Staphylococcus aureus Pada Deodoran spray. Jurnal Farmasi & Sains Indonesia, 8(1), 1-6. https://doi.org/10.52216/jfsi.vol8no1p1-6
Bagian
Articles