Formulasi dan Uji Penyembuhan Luka Sayat Sediaan Krim Ekstrak Metanol Daun Kelor (Moringa oleifera Lam.) pada Kelinci (Oryctolagus cuniculus)

Isi Artikel Utama

Yulia Kristyanti
Evanisia More

Abstrak

Pengembangan bentuk sediaan krim luka sayat dari ekstrak daun kelor (Moringa oleifera Lam.)  telah dilakukan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dosis yang paling optimal ekstrak daun kelor sediaan krim yang dapat menyembuhkan luka sayat pada kelinci jantan (Oryctolagus cuniculuc). Daun kelor dimaserasi dengan metanol 96%, formulasi krim dengan variasi dosis ekstrak yaitu 10% (F I), 12%(F II), 14%  (F III), kontrol negatif (basis krim tanpa ekstrak) dan kontrol positif (Bionect). Uji peyembuhan pada kulit kelinci jantan yang telah diberikan perlakuan sayatan pada kulit untuk semua formula beserta kontrol. Hasil penelitian diperoleh bahwa hewan uji memberikan efek peyembuhan rata-rata perununan panjang luka berturut-turut pada setiap kelompok perlakuan yaitu kontrol positif, F III, F II, FI dan kontrol negatif menujukkan rata-rata penurunan panjang luka sebesar 0,75 cm, 0,76 cm, 0,87 cm, 1,02 cm dan 1,19 cm pada hari ke-11, ke-12, ke-13 dan ke-14.


Kata kunci: Krim , Daun kelor, Luka sayat

Rincian Artikel

Cara Mengutip
Kristyanti, Y., & More, E. (2025). Formulasi dan Uji Penyembuhan Luka Sayat Sediaan Krim Ekstrak Metanol Daun Kelor (Moringa oleifera Lam.) pada Kelinci (Oryctolagus cuniculus). Jurnal Farmasi & Sains Indonesia, 8(1), 41-52. https://doi.org/10.52216/jfsi.vol8no1p41-52
Bagian
Articles